Saturday, 30 January 2016

DALIL DARI AL-QURAN





Dan Dialah yang menurunkan hujan dari langit lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu segala jenis tumbuh-tumbuhan, kemudian Kami keluarkan daripadanya tanaman yang menghijau, Kami keluarkan pula dari tanaman itu butir-butir (buah) yang bergugus-gugus dan dari pohon-pohon tamar (kurma), dari mayang-mayangnya (Kami keluarkan) tandan-tandan buah yang mudah dicapai dan dipetik dan (Kami jadikan) kebun-kebun dari anggur dan zaiton serta buah delima, yang bersamaan (bentuk, rupa dan rasanya) dan yang tidak bersamaan. Perhatikanlah kamu kepada buahnya apabila ia berbuah dan ketika masaknya. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi tanda-tanda (yang menunjukkan kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang beriman.



  BUKTI DARI AL-QURAN DAN HADIS

Makan buah terlebih dahulu sebelum makan daging

Kenyataan al-Quran menyebut buah-buahan terlebih dahulu sebelum daging, dalam rujukan luar biasa untuk erti yang sebelumnya apabila menangani keadaan orang yang beriman dalam syurga; "Dan juga (dibawakan kepada mereka) buah-buahan dari jenis-jenis yang mereka pilih. Serta daging burung (ayam) dari jenis-jenis yang mereka ingini." [Surah Al-Waqi'ah : ayat 20 - 21]

Memakan buah-buahan sebelum memakan makanan asasi sangat bermanfaat kerana buah-buahan mengandungi gula rendah kalori yang mudah dicerna dan diserap. Ia membolehkan usus kita mampu menyerap gula ini dalam masa yang singkat berbanding dengan mereka yang memakan makanan tanpa dimulakan dengan buah-buahan terlebih dahulu. Usus memerlukan kira-kira 3 jam untuk menyerap gula. [Dr. Abdullah Abd. Hamid Diyab dan Dr. Ahmad Qurquz - Ma'a ath-Thibb fil Quran al-Karim]



1 - Zaitun





"Allah yang menerangi langit dan bumi. Bandingan nur hidayah petunjuk Allah (Kitab Suci Al-Quran) adalah sebagai sebuah "misykaat" yang berisi sebuah lampu; lampu itu dalam geluk kaca (qandil), geluk kaca itu pula (jernih terang) laksana bintang yang bersinar cemerlang; lampu itu dinyalakan dengan minyak dari pokok yang banyak manfaatnya, (iaitu) pokok zaitun yang bukan sahaja disinari matahari semasa naiknya dan bukan sahaja semasa turunnya (tetapi ia sentiasa terdedah kepada matahari); hampir-hampir minyaknya itu - dengan sendirinya - memancarkan cahaya bersinar (kerana jernihnya) walaupun ia tidak disentuh api; (sinaran nur hidayah yang demikian bandingannya adalah sinaran yang berganda-ganda): cahaya berlapis cahaya. Allah memimpin sesiapa yang dikehendakiNya (menurut undang-undang dan peraturanNya) kepada nur hidayahNya itu; dan Allah mengemukakan berbagai-bagai misal perbandingan untuk umat manusia; dan Allah Maha Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu."  [Surah An-Nuur : ayat 35]

"Dan pohon kayu (pohon zaitun) yang keluar dari Thursina, yang menghasilkan minyak, dan lauk bagi orang-orang yang makan." [Surah Al-Mu'minuun : ayat 20]

"Demi buah tiin dan zaitun. Dan demi bukit Sinai."  [Surah At-Tiin : ayat 1 - 2]

"Makan dan berminyaklah dengan zaitun kerana ia berasal dari pohon yang diberkati."  [HR Tirmidzi]

Minyak Zaitun boleh menutup liang roma tubuh dan mencegah zat yang masuk melaluinya. Jika digunakan setelah mandi air panas, minyak zaitun akan memperbaiki dan melembabkan badan. Jika digunakan sebagai minyak rambut, akan menjadikan rambut indah dan panjang. Minyak Zaitun juga berkhasiat untuk mengubati campak dan berbagai penyakit lainnya. [Imam Ibnu Qayyim - Zaadul Ma'ad, Perubatan ala Nabi]



2 - Kurma (Tamr / Ruthob)





"Dan di bumi ini terdapat bahagian-bahagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir." [Surah Ar-Ra'du : ayat 4]

"Lalu dia diseru dari sebelah bawahnya:" Janganlah engkau berdukacita (wahai Maryam), sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan di bawahmu sebatang anak sungai.  Dan gegarlah ke arahmu batang pohon kurma itu, supaya gugur kepadamu buah kurma yang masak."  [Surah Maryam : ayat 24 - 25]

"Sesiapa makan 7 biji kurma ajwa setiap pagi maka terpeliharalah dia pada hari itu dari racun atau sihir."  [HR Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Daud dan lain-lain, dari Sa'ad ibnu Abi Waqqas]

Imam Ibnu Qoyyim mengatakan, "Tentang khasiat 7 biji maka itu merupakan ukurannya dan ketentuan dari Allah S.w.t, sebagaimana Allah ciptakan langit yang 7, bumi yang 7, hari yang 7, kesempurnaan ciptaan manusia dalam 7 tahap, penetapan tawaf 7 kali, sa'i antara Safa dan Marwah 7 kali, melempar jamrah 7 kali masing-masing dan sebagainya. Maka tidak perlu diragukan bahawa bilangan 7 ini mempunyai khasiat yang tersendiri."  [Pengubatan cara Nabi S.a.w]




3 - Delima (Rummaan)






"Pada keduanya juga terdapat buah-buahan, serta pohon-pohon kurma dan delima,"  [Surah Ar-Rahman : ayat 68]

"Dan Dia lah (Allah) yang menjadikan (untuk kamu) kebun-kebun yang menjalar tanamannya dan yang tidak menjalar; dan pohon-pohon tamar (kurma) dan tanaman-tanaman yang berlainan (bentuk, rupa dan) rasanya; dan buah zaiton dan delima, yang bersamaan (warnanya atau daunnya) dan tidak bersamaan (rasanya). Makanlah dari buahnya ketika ia berbuah, dan keluarkanlah haknya (zakatnya) pada hari memetik atau menuainya; dan janganlah kamu melampau (pada apa-apa jua yang kamu makan atau belanjakan); sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang melampau."  [Surah Al-An'aam : ayat 141]

"Buah delima dan kulitnya dapat menguatkan penghadaman (perut)".  [HR abu Nu'aim dan Al-Jauzi, dari Ali bin Abi Thalib]

Manisnya buah delima itu bersifat panas dan lembab, bagus untuk perut dan juga untuk menguatkannya, kerana mempunyai daya cengkeram yang lembut, bermanfaat juga untuk dada, tenggorokan dan paru-paru. Boleh merawat batuk, menambah pengeluaran mani dan membangkitkan seks. Tapi delima tidak bagus untuk orang yang sakit demam.  [Imam Ibnu Qayyim - Zaadul Ma'ad, Perubatan ala Nabi]



4 - Anggur ('Inab)




"Kemudian, Kami tumbuhkan untuk kamu dengan air itu, kebun-kebun tamar (kurma) dan anggur. Kamu beroleh dalam kebun-kebun itu (berbagai jenis lagi) buah-buahan yang banyak, dan dari kebun-kebun itulah kamu beroleh rezeki penghidupan kamu."  [Surah Al-Mu'minuun : ayat 19]

Anggur mengandungi zat besi dan gula yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan produksi darah, bermanfaat bagi para penderita lever, berguna untuk ginjal serta pencernaan. Anggur merangsang berfungsinya ginjal dengan mengeluarkan air yang berlebihan dari tubuh melalui air kencing, dengan demikian anggur juga menurunkan tekanan darah. Selain itu, anggur juga berkhasiat untuk ubat bronchitis, batuk, menguatkan jantung dan sangat baik untuk kulit.  [
Dr. Dianova Anwar]


5 - Tiin



"Demi buah tiin dan zaitun. Dan demi bukit Sinai."  [Surah At-Tiin : ayat 1 - 2]

Buah tiin adalah buah yang banyak hidup di daerah Syam atau Damsyik (Syria). Buah ini mengandungi omega 3 dan omega 6, iaitu sejenis lemak yang berfungsi untuk mencegah penyakit jantung. Kandungan antioksidan yang ada di dalam buah tiin dapat menghalangi karsinogen penyebab penyakit kanser, sehingga buah tiin adalah buah anti kanser. Buah tiin juga mengandungi kadar lemak rendah, sodium rendah bebas kolestrol, sehingga sangat baik dikonsumsi bagi orang-orang penderita penyakit diabetes atau gula. Selain itu tiin juga sangat bermanfaat bagi penderita penyakit asma.  [
Dr. Dianova Anwar]




6- Tembikai / Betik (Bitthikh)




Abu Daud dan at-Turmudzi meriwayatkan dari Nabi S.a.w, bahawa baginda pernah memakan betik bersama kurma segar, seraya bersabda; "Kami menawarkan panasnya ini dengan dinginnya ini, menawarkan dinginnya ini dengan panasnya ini."  [HR Abu Daud , at-Turmudzi. Shahih]

Banyak hadits yang menyebutkan Bitthikh ini, tapi tak satu pun Shahih selain dari hadits ini. Betik mempunyai sifat yang dingin dan segar, di dalamnya terkandung air yang bersih, lebih cepat turun dari perut daripada mentimun dan mudah larut dalam cairan apa pun yang ada di perut. Betik sangat baik bagi orang yang merasa panas. Tapi jika dia merasa dingin, maka dapat dineutralkan dengan sedikit halia. Waktu memakannya adalah sebelum memakan makanan asasi. Jika tidak, maka boleh mengakibatkan muntah.  [Imam Ibnu Qayyim - Zaadul Ma'ad, Perubatan ala Nabi]

No comments:

Post a Comment